Sabtu, 29 Mei 2010

STRESS part 2

yak..
wa masih setres...
dan tambah setres karena sudah tahu akan mengulang matakuliah yang akan membuat tangan wa lebih keriting dari rambut wa dan rambung tetangga sebelah...
(siapa?!)

wa masih setres...
masih stress cari inspirasi...
dan malah bingung...
nulis yang mana...

tulis tentang retardasi mental, tentang autis, atau tentang anak gifted...
atau wa tulis aja tentang imajinasi penyiksaam anak dengan menyuruhnya nonton acara dangdut dewasa yang isinya cuma goyang-goyang erotis meyerupai ager-ager murahan di tukang chiki cabutan... (itu lho jajanan sesat awal dari judi yang suka mangkal wati jaman wa SD)

tulisan panjang tak berarah menandakan saya benar-benar stress...

oke...
karena ngutang untuk menjelskan beberpa menit yang lalu pada yang akan baca blog wa nanti...
maka sekarnag akan wa jelaskan dulu tentang Stress yang merugikan ...

stress ini dapat menyebabkan kelainan kemalasan yang bisa berkomplikasi...
menjadi pintar berdefense dan berbohong pada diri sendiri...

berakibat tugas menumpuk diakhir musim perkuliahan menyebabkan Stress positif yang sia" kalo ga berhasil...
dan menyebabkan anda terlihat bego...

namun sebenarnya anda akan bisa dipanggil jenius...
karena hasil anda hampir sama dan hampir meyerupai tugas" teman" yang telah dikerjakan jauh" hari...
ya...
jenis stress yang ini memang menyebalkan...

bagi anda, dan juga bagi orang tua anda...

dan juga bagi teman dekat anda...
karena dia akan mengeluarkan hinaan kombo yang akan membuat sapi meminta dirinya untuk dilahirkan jadi amuba...

perhatian wa bukan sapi...
dan wa itu orang yang tahan banting... (BOOOONK!!!!)
jadi hanya sedikit nyut...
jleb...
tuing...
kapow...
kabuum...
plek...
jrooot...

penjelasan stress yang menguntungkan akan dijelaskan beberapa menit mendatang untuk memperbanyak postingan....

STRESS

membicarakan tentang stress wa sekarang sedang mengalaminya...

stress itu ada 2 jenis...
menurut wa tetunya....
stress yang menguntungkan dan stress yang merugikan...

oke wa bahsa dulu tentang apa itu stress...
Stress itu adalah kejadian dimana orang memiliki banyak pikiran yang terus dipikirkan...
sampe pusing, berkeringan, mendapat serangan panik, dan melakukan kebiasaan yang sebagian kurang masuk akal...

seperti jongkok, atau tidur dan menjitak kepala orang yang sedang lalu lalang tanpa dosa di padang ilalang...

okay...
yak sebagai contoh orang setres saat ini adalah wa...
beberapa tulisan diatas mencerminkan bahwa wa stress...
stress mengerjakan tugas postingan yang seharusnya wa cicil 20 perbulan dari kemaren...

dan beberapa hal aneh lainya saat wa berbincang sama ibu wa terdengar tidak nyambung sekali...

kemalasan memang sudah mendarah daging di wa...
wa pengen ngilangin kerak kemalasan ini unutk terus maju dan mencapai apa yang wa inginkan...

meskipun emang sulit...
tapi harus terus dijalanin...

okey udah ngelantur...
seperti tompel" sapi yang luntur....

jadi udah tau kan apa itu yang di sebut streeesss...
(sampe mau nulis setres atau street saking sedang setresnya 20 menit menuju nilai mengulang pasikologi anak khusus... hiks)


lanjutan nya nanti ya...
yang ini banyak"in posting dulu...

ciri ciri retardasi mental

beberapa ciri retardasi mental antara lain
>memiliki fungsi intelektual yang dibawah rata" (IQ)

> perilaku adaptif yang menurun,

> dan biasanya permulaan terjadi pada orang dibawah usia 18 tahun...

dalam DSM-IV TR ada 3 ciri yang menggambarkan bahwa seseorang memiliki kelainan retardasi mental...
yaitu:
> fungsi intelektual yang dibawah rata" terus menerus, IQ kurang dari 70

> penurunan dalam fungsi adaptasi sosial sedikitnya, atau sekurang-kurangnya meliputi 2 area pada beberapa area berikut; komunikasi, mengurus diri sendiri, lingkungan tempat tinggal, kemampuan interpersonal, penggunaan sumberdaya komunikasi, kemampuan untuk membuat keputusan, kemampuan akademik fungsional,waktu luang, pekerjaan, keamanan, dan kesehatan.

>permulaan sebelum usia 18 tahun...


sumber DSM-IV TR
Abnormal Psychology by Kring dkk

Jangan Gampang Memvonis 'Hiperaktif'!

Suka Bereksplorasi

Anak usia prasekolah biasanya masih belajar tentang banyak hal sekaligus mengasah kemampuan motorik kasar maupun motorik halusnya. Mereka juga tengah belajar mengenal jenis kelamin serta menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitarnya. Jangan heran, sejak memasuki usia 1 tahun ke atas dia sangat suka bereksplorasi.

Dia juga masih senang-senangnya beraktivitas ke sana kemari. Apalagi bila dia sudah berkumpul dengan teman-teman seusianya, wah, tak kenal lelah deh. Kondisi seperti ini akan terus berlanjut hingga anak memasuki usia sekolah atau 5 tahun ke atas.

Hiperaktif atau superaktif

Bila si buah hati aktif luar biasa, Moms jangan langsung memberinya label anak hiperaktif. Sebaiknya, kenali dulu cirinya. Ada perbedaan anak yang sangat aktif dengan anak yang hiperaktif. Semuanya bisa dideteksi dari sederet perilaku yang menunjukkan adanya kemungkinan anak mengalami gangguan tersebut.

Hiperaktif adalah suatu gangguan perkembangan yang terjadi pada masa kanak-kanak. Dimana, anak mengalami kesulitan memusatkan perhatiannya secara tepat sesuai dengan tuntutan anak-anak seusianya.

Secara klinis, gangguan tersebut digolongkan dalam gangguan ADHD (Attention-Deficit Hyperactivity Disorder), yang biasanya disertai dengan hiperaktivitas. Anak seperti ini biasanya tak pernah kehabisan energi, selalu ingin bergerak ke sana-kemari.

Penyebabnya adalah adanya gangguan pada fungsi otak. Kondisi tersebut memang membuktikan bahwa aliran darah pada otak depan anak-anak ADHD ternyata lebih sedikit bila dibandingkan dengan anak-anak normal. Dimana, otak depan adalah bagian dari otak yang membantu kita agar bisa mengendalikan diri dan bisa berkonsentrasi. Dan gangguan hiperaktif baru bisa didiagnosa setelah berusia 2 tahun.

Orangtua musti jeli mengamati perkembangan perilaku si buah hati! Gejala gangguan seperti ini sebenarnya sudah bisa dideteksi sebelumnya. Tapi, satu hal yang patut Moms ketahui, bila si buah hati suka sekali lari kesana kemari atau memanjat sana-sini jangan langsung memberinya label sebagai anak hiperaktif.

Jadi, anak yang superaktif belum tentu hiperaktif, loh! Apalagi anak usia 1 tahun yang baru belajar jalan, memang gemar mengeksplorasi lingkungannya. Rasa ingin tahunya masih besar! Sebaliknya, bila si kecil lebih banyak diam justru itu yang patut dikhawatirkan.

Yang utama, apakah gerakan-gerakan yang dia lakukan bertujuan atau tak. Jika, gerakan-gerakannya sama sekali tak bertujuan barulah Moms perlu bertanya kepada ahlinya. Moms bisa tanyakan kepada dokter tumbuh kembang anak misalnya atau psikolog anak.

Apa yang bisa Moms lakukan

Untuk menghadapi buah hati yang tak bisa diam, Moms bisa menerapkan pola asuh berikut:

Memberi contoh

Ini cara utama mengajari anak-anak. Anak lebih mudah menyerap apa yang kita lakukan dibandingkan apa yang kita katakan.

Beri respons positif

Beri respon positif tentang sikap mereka. Jika kita mengatakan kepada anak betapa kita menghargai mereka karena telah menuruti nasehat kita, mereka akan mengulangi sikap tersebut. Namun, jika kita larang dengan menggunakan kata “jangan” justru semakin membuat anak ingin mengulangi lagi atau mencoba melakukan hal yang justru dilarang. Gunakan kata, misalnya “Nak, Bunda sangat senang jika Kakak bisa menjaga mainan ini dengan baik.”

Orangtua yang tak memberi respon sama dengan mengajarkan anak tak peduli pada sikap mereka yang tak baik. Hal ini tak boleh dilakukan jika sikap anak sudah sangat mengganggu seperti melempar. Orangtua bisa mencoba mengatakan, “Jika Kakak melempar seperti itu, Bunda tak mau mengajak Kakak bermain lagi.”

sumber http://lifestyle.okezone.com/read/2010/01/29/196/299047/jangan-gampang-memvonis-hiperaktif

Mengarahkan Anak Hiperaktif

Ada dua ketakutan kaum ibu menyangkut anaknya, autis dan hiperaktif. Jika anaknya terkena autis, ibu akan sangat gugup karena anaknya tak fokus, cenderung pendiam dan sulit beradaptasi. Jika hiperaktif malah gelisah karena anaknya susah dikendalikan. Padahal, rata-rata anak autis dan hiperaktif punya KECERDASAN yang LUAR BIASA.

Ada dua ketakutan kaum ibu menyangkut anaknya, autis dan hiperaktif. Jika anaknya terkena autis, ibu akan sangat gugup karena anaknya tak fokus, cenderung pendiam dan sulit beradaptasi. Jika hiperaktif malah gelisah karena anaknya susah dikendalikan. Padahal, rata-rata anak autis dan hiperaktif punya KECERDASAN yang LUAR BIASA.

Mengelola anak hiperaktif memang butuh kesabaran yang luar biasa, juga kesadaran untuk senantiasa tak merasa lelah, demi kebaikan si anak. Anak hiperaktif memang selalu bergerak, nakal, tak bisa berkosentrasi. Keinginannya harus segera dipenuhi. Mereka juga kadang impulsif atau melakukan sesuatu secara tiba-tiba tanpa dipikir lebih dahulu. Gangguan perilaku ini biasanya terjadi pada anak usia prasekolah dasar, atau sebelum mereka berusia 7 tahun.

Anda cemas dan gugup? Tentu, tapi jangan takut. Kami punya resepnya.

Pertama, PERIKSALAH.

Tak semua tingkah laku yang kelewatan dapat digolongkan sebagai hiperaktif. Karena itu, Anda perlu menambah pengetahuan tentang gangguan hiperaktif. Yang harus Anda lakukan adalah mengonsultasikan persoalan yang diderita anaknya kepada ahli terapi psikologi anak. Ini penting karena gangguan hiperaktivitas bisa berpengaruh pada kesehatan mental dan fisik anak, serta kemampuannya dalam menyerap pelajaran dan bersosialisasi. Tujuannya untuk mendapatkan petunjuk dari orang yang tepat tentang apa saja yang bisa Anda lakukan di rumah. Selain itu juga berguna untuk menghapus rasa bersalah dan memperbaiki sikap Anda agar tak terlalu menuntut anak secara berlebihan. Di sini biasanya para ahli akan memberikan obat yang sesuai atau sebuah terapi.

Kedua, PAHAMILAH.

Untuk bisa menangani anak hiperatif, ada baiknya pula jika Anda dan anggota keluarga mengikuti support group dan parenting skill-training. Tujuannya agar bisa lebih memahami sikap dan perilaku anak, serta apa yang dibutuhkan anak, baik secara psikologis, kognitif (intelektual) maupun fisiologis. Jika si anak merasa bahwa orang tua dan anggota keluarga lain bisa mengerti keinginannya, perasaannya, frustasinya, maka kondisi ini akan meningkatkan kemungkinan anak bisa tumbuh seperti layaknya orang-orang normal lainnya.

Ketiga, LATIH kefokusannya.

Jangan tekan dia, terima kaeadaan itu. Perlakukan anak dengan hangat dan sabar, tapi konsisten dan tegas dalam menerapkan norma dan tugas. Kalau anak tidak bisa diam di satu tempat, coba pegang kedua tangannya dengan lembut, kemudian ajaklah untuk duduk diam. Mintalah agar anak menatap mata Anda ketika berbicara atau diajak berbicara. Berilah arahan dengan nada yang lembuat, tanpa harus membenatk. Arahan ini penting sekali untuk melatih anak disiplin dan berkonsentrasi pada satu pekerjaan. Anda harus konsisten. Jika meminta dia melakukan sesuatu, jangan berikandia ancaman tapi pengertian, yang membuatnya tahu kenapa Anda berharap dia melakukan itu.

Keempat, TELATENLAH.

Jika dia telah betah untuk duduk lebih lama, bimbinglah anak untuk melatih koordinasi mata dan tangan dengan cara menghubungkan titik-titik yang membentuk angka atau huruf. Latihan ini juga bertujuan untuk memperbaiki cara menulis angka yang tidak baik dan salah. Selanjutnya anak bisa diberi latihan menggambar bentuk sederhana dan mewarnai. Latihan ini sangat berguna untuk melatih motorik halusnya. Bisa pula mulai diberikan latihan berhitung dengan berbagai variasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Mulailah dengan penjumlahan atau pengurangan dengan angka-angka dibawah 10. Setelah itu baru diperkenalkan konsep angka 0 dengan benar.

Jika empat fase di atas telah dapat Anda lewati, bersyukurlah, pasti keaktifan anak Anda sudah dapat difokuskan untuk perkembangan jiwanya. Ini juga akan sangat membantu Anda dalam menjaganya. Dan kini, masukilah tahap berikutnya, bagaimana Anda harus bekerjasama dengan dia.

Kelima, BANGKITKAN kepercayaan dirinya.

Jika mampu, ini juga bisa dipelajari, gunakan teknik-teknik pengelolaan perilaku, seperti menggunakan penguat positif. Misalnya memberikan pujian bila anak makan dengan tertib atau berhasil melakukan sesuatu dengan benar, memberikan disiplin yang konsisten, dan selalu memonitor perilaku anak. Tujuannya untuk meningkatkan rasa percaya diri anak.

Di samping itu anak bisa juga melakukan pengelolaan perilakunya sendiri dengan bimbingan orang tua. Misalnya, dengan memberikan contoh yang baik kepada anak, dan bila suatu saat anak melanggarnya, orangtua mengingatkan anak tentang contoh yang pernah diberikan orang tua sebelumnya.

Dalam tahap ini, usahakan emosi Anda berada di titik stabil, sehingga dia tahu, penguat positif itu tidak datang atas kendali amarah. Ingat, anak hiperaktif rata-rata juga sangat sensitif.

Keenam, KENALI arah minatnya.

Jika dia bergerak terus, jangan panik, ikutkan saja, dan catat baik-baik, kemana sebenarnya tujuan dari keaktifan dia. Jangan dilarang semuanya, nanti dia prustasi. Yang paling penting adalah mengenali bakat atau kecenderungan perhatiannya secara dini.

Dengan begitu, Anda bisa memberikan ruang gerak yang cukup bagi aktivitas anak untuk menyalurkan kelebihan energinya. Misalnya, mengikutkan anak pada klub sepakbola di bawah umur atau berenang, agar anak belajar bergaul dan disiplin. Anak juga belajar bersosial karena ia harus mengikuti tatacara kelompoknya.

Ketujuh, MINTA dia bicara.

Ini sangat penting Anda terapkan. Ingat, anak hiperaktif cenderung susah berkomunikasi dan bersosialisai, sibuk dengan dirinya sendiri. Karena itu, bantulah anak dalam bersosialisasi agar ia mempelajari nilai-nilai apa saja yang dapat diterima kelompoknya. Misalnya melakukan aktivitas bersama, sehingga Anda bisa mengajarkan anak bagaimana bersosialisasi dengan teman dan lingkungan. Ini memang butuh kesabaran dan kelembutan.

Mengembangkan ketrampilan berkomunikasi si kecil memang butuh waktu. Terlebih dulu ia harus dilengkapi dengan sikap menghargai, tenggang rasa, saling memahami, dan berempati, ujar Susan Barron, Ph.D, Direktur Pusat Perkembangan dan Pembelajaran Mount Sinai Medical Center di New York dalam salah satu artikelnya di majalah Child.

Terakhir, SIAP bahu-membahu.

Jika dia telah mampu mengungkapkan pikirannya, Anda dapat segera membantunya mewujudkan apa yang dia inginkan. Jangan ragu. Bila perlu, bekerja samalah dengan guru di sekolah agar guru memahami kondisi anak yang sebenarnya. Mintalah guru tak perlu membentak, menganggap anak nakal, atau mengucilkan, karena akan berdampak lebih buruk bagi kesehatan mentalnya. Kerjasama ini juga penting karena anak sulit berkosentrasi dan menyerap pelajaran dengan baik. Dibutuhkan kesabaran dan bimbingan dari guru bagi anak hiperaktif.

Nah, itulah dasar-dasar pengelolaan jika anak Anda mengidap hiperaktif. Dia tak berbahaya, hanya butuh SENTUHAN dan PERHATIAN LEBIH. Jika itu dia dapatkan, anak Anda akan berubah jadi JENIUS yang bukan tak mungkin, akan mengubah dunia. (CN02)


Perilaku Anak

Ditulis oleh Administrator Senin, 14 May 2007 01:21

(sumber: CyberNews Suara Merdeka)


Mengenal Autis dan Ciri – ciri nya

Banyak sekali definisi yang beredar tentang Autis. Tetapi secara garis besar, Autis, adalah gangguan perkembangan khususnya terjadi pada masa anak-anak, yang membuat seseorang tidak mampu mengadakan interaksi sosial dan seolah-olah hidup dalam dunianya sendiri. Pada anak-anak biasa disebut dengan Autis Infantil. Schizophrenia juga merupakan gangguan yang membuat seseorang menarik diri dari dunia luar dan menciptakan dunia fantasinya sendiri: berbicara, tertawa, menangis, dan marah-marah sendiri.

Tetapi, ada perbedaan yang jelas antara penyebab dari Autis pada penderita Schizophrenia dan penyandang Autis Infantil. Schizophrenia disebabkan oleh proses regresi karena penyakit jiwa, sedangkan pada anak-anak penyandang Autis Infantil terdapat kegagalan perkembangan.

Gejala Autis Infantil timbul sebelum anak mencapai usia 3 tahun. Pada sebagian anak, gejala-gejala itu sudah ada sejak lahir. Seorang ibu yang sangat cermat memantau perkembangan anaknya sudah akan melihat beberapa keganjilan sebelum anaknya mencapai usia 1 tahun. Yang sangat menonjol adalah tidak adanya atau sangat kurangnya tatap mata.

Untuk memeriksa apakah seorang anak menderita autis atau tidak,digunakan standar internasional tentang autis. ICD-10 (InternationalClassification of Diseases) 1993 dan DSM-IV (Diagnostic andStatistical Manual) 1994 merumuskan kriteria diagnosis untuk Autis Infantil yang isinya sama, yang saat ini dipakai di seluruh dunia.

Kriteria tersebut adalah:

Untuk hasil diagnosa, diperlukan total 6 gejala (atau lebih) dari
no. (1), (2), dan (3), termasuk setidaknya 2 gejala dari no. (1) dan
masing-masing 1 gejala dari no. (2) dan (3).

  1. Gangguan kualitatif dalam interaksi sosial yang timbal balik.
  • Minimal harus ada dua dari gejala-gejala di bawah ini:Tak mampu menjalin interaksi sosial yang cukup memadai:
    kontak mata sangat kurang, ekspresi muka kurang hidup, gerak-
    gerik kurang tertuju.
  • Tidak bisa bermain dengan teman sebaya. – Tak ada empati (tak dapat merasakan apa yang dirasakan orang
    lain).
  • Kurang mampu mengadakan hubungan sosial dan emosional yang
    timbal balik.

2. Gangguan kualitatif dalam bidang komunikasi. Minimal harus adasatu dari gejala-gejala di bawah ini:

  • Perkembangan bicara terlambat atau sama sekali tak berkembang.Anak tidak berusaha untuk berkomunikasi secara non-verbal. Bila anak bisa bicara, maka bicaranya tidak dipakai untuk berkomunikasi.
  • Sering menggunakan bahasa yang aneh dan diulang-ulang.
  • Cara bermain kurang variatif, kurang imajinatif, dan kurang dapat meniru.

3. Adanya suatu pola yang dipertahankan dan diulang-ulang dalam perilaku, minat, dan kegiatan. Minimal harus ada satu dari gejala di bawah ini:

  • Mempertahankan satu minat atau lebih dengan cara yang sangat khas dan berlebihan.
  • Terpaku pada suatu kegiatan yang ritualistik atau rutinitas yang tidak ada gunanya.
  • Ada gerakan-gerakan aneh yang khas dan diulang-ulang.
  • Seringkali sangat terpukau pada bagian-bagian benda.

Sebelum umur 3 tahun tampak adanya keterlambatan atau gangguan dalam
bidang:

a. interaksi sosial,
b. bicara dan berbahasa,
c. cara bermain yang monoton, kurang variatif.

Autis bukan disebabkan oleh Sindroma Rett atau Gangguan
Disintegratif Masa Kanak. Namun, kemungkinan kesalahan diagnosis
selalu ada, terutama pada autis ringan. Hal ini biasanya disebabkan
karena adanya gangguan atau penyakit lain yang menyertai gangguan
autis yang ada, seperti retardasi mental yang berat atau
hiperaktivitas.

Autis memiliki kemungkinan untuk dapat disembuhkan, tergantung dari
berat tidaknya gangguan yang ada. Berdasarkan kabar terakhir, di
Indonesia ada 2 penyandang autis yang berhasil disembuhkan, dan kini
dapat hidup dengan normal dan berprestasi. Di Amerika, dimana
penyandang autis ditangani secara lebih serius, persentase
kesembuhannya lebih besar.

Terapi Anak Autis, Lakukan Sedini Mungkin

Banyak orang yang menyebut gangguan autistik tidak dapat disembuhkan dan hanya bisa disembuhkan sedikit lewat berbagai terapi.
Namun terapi yang dilakukan sedini mungkin, yakni saat anak berusia 18 bulan, ternyata menunjukkan perkembangan yang pesat.
Bahkan, pada anak autis ringan, tingkat kecerdasannya bisa sama dengan anak normal.

Mencurigai adanya gejala autisme memang tidak mudah.

Untuk bisa melakukan diagnosa yang tepat tentu dibutuhkan ketajaman dan pengalaman klinis. Namun para ahli menyarankan agar orangtua tidak mengabaikan setiap gejala austis yang muncul pada anak.

Dalam sebuah studi yang dilakukan pada 48 anak di Amerika Serikat menunjukkan, terapi perilaku yang diterima anak saat berusia 18 bulan selama 2 tahun menunjukkan perkembangan yang pesat.

Anak-anak berusia 18-30 bulan tersebut secara acak menerima terapi “Early Start Denver” dan sisanya menerima terapi yang kurang komperhensif.

Terapi yang disebut Early Start Denver itu difokuskan untuk mengembangkan kemampuan interaksi sosial dan komunikasi anak.

Misalnya saja, terapis atau orangtua secara berulang mendekatkan mainan di dekat wajah anak untuk merangsang anak melakukan kontak mata.

Atau, orangtua memberi hadiah bila anak menggunakan kata saat meminta mainan.

Anak-anak tersebut melakukan terapi selama 4 jam, lima hari dalam seminggu, ditambah minimal 5 jam terapi pada akhir pekan dari orangtuanya.

Setelah dua tahun, tingkat kecerdasan (IQ) anak-anak itu rata-rata naik 18 poin dibandingkan dengan anak dari kelompok terapi lain.

Selain IQ, kemampuan berbahasa anak juga berkembang pesat.

Ashton Faller adalah salah satu anak yang menerima terapi ini sejak ia berusia dua tahun. “Sebelumnya ia tak bisa mengucapkan satu kata pun, tak pernah kontak mata, dan selalu menyendiri,” kata Lisa Faller, ibunya.

Setelah dua tahun menerima terapi Early Start Denver ini, kini Asthon yang sudah berusia 6 tahun bersekolah di sekolah umum,

meski masih mengalami sedikit keterlambatan keterampilan sosial. “Tak ada orang yang percaya ia autis,” kata Faller.


http://www.tanyadokteranda.com/berita/2009/11/terapi-anak-autis-lakukan-sedini-mungkin
Penulis: dr. Hygiena Kumala Suci

Musik Sebagai Terapi Autis

Autisme saat ini memang bukan hal yang asing.
Di tengah era globalisasi ini, semakin banyak penderita autisme sehingga semakin banyak pula bermunculan alternative terapi yang ditujukan untuk para autisme ini.
Salah satu metode untuk menangani anak-anak autis adalah terapi musik.


Tujuan dari terapi musik ini adalah untuk mempertajam daya konsentrasi anak autis serta membantu mengasah kemampuan komunikasi.

Pada awal mula, anak-anak autis ini diberi materi pengenalan nada, ketukan-ketukan, bunyi drum, dan sebagainya.

Jika sudah menguasai materi tersebut, maka mereka dapat menguasai keterampilan lebih lanjut seperti belajar piano.

Stimulasi ini bertalian erat dengan fungsi pengaturan otak pada tubuh.

Dianggap dengan konsentrasi anak yang meningkat, maka fungsi tubuh lainnya juga otomatis dapat membaik.

Selain itu, menurut penelitian musik dapat berperan sebagai rangsangan luar yang membuat si anak nyaman, karena tidak terlibat kontak langsung dengan manusia.

Oleh karena itu, selain meningkatkan konsentrasi anak autis terapi musik ini juga dapat meningkatkan perkembangan emosi sosial anak.

Seperti yang sudah diketahui, anak autisme cenderung secara fisik mengabaikan atau menolak kontak sosial yang ditawarkan oleh orang lain.

Dan terapi musik ini dapat membantu menghentikan penarikan diri tersebut dengan cara membangun hubungan dengan benda, dalam hal ini instrumen musik.

Anak-anak autisme, berdasarkan hasil studi, melihat alat musik sebagai sesuatu yang menyenangkan.

Anak-anak ini biasanya sangat menyukai bentuk, menyentuh dan juga bunyi yang dihasilkan.

Karena itu, peralatan musik ini bisa menjadi perantara untuk membangun hubungan antara anak autisme dengan individu lain.

Selain meningkatkan perkembangan emosi sosial, terapi musik juga dapat mendorong pemenuhan emosi pada anak.

Sebagian besar anak autisme kurang mampu merespon rangsangan yang seharusnya bisa membantu mereka merasakan emosi yang tepat.

Tapi, karena anak autisme bisa merespon musik dengan baik, maka terapi musik bisa membantu anak dengan menyediakan lingkungan yang bebas dari rasa takut.

Kegunaan lain terapi musik bagi anak autis adalah dapat membantu komunikasi verbal dan nonverbal mereka dengan cara meningkatkan produksi vokal dan pembicaraan serta menstimulasi proses mental dalam hal memahami dan mengenali.

Anak-anak autisme memang memiliki hambatan dalam berkomunikasi baik secara verbal maupun nonverbal.

Pada terapi ini, terapis akan berusaha menciptakan hubungan komunikasi antara perilaku anak dengan bunyi tertentu. Dan anak autisme biasanya lebih mudah mengenali dan lebih terbuka terhadap bunyi dibandingkan pendekatan verbal.

Kesadaran musik ini dan hubungan antara tindakan anak dengan musik, berpotensi mendorong terjadinya komunikasi.

Jadi kenalkanlah musik pada anak dengan autis sebagai terapi alternatif bagi mereka.

Selamat mencoba.




Tipe-tipe ADHD

Ada perbedaan dan persaam antara anak lelaki dan perempuan yang hiperaktif...
sebelum menjelaskan tentang perbedaan...
akan dijelaskan telebih dahulu tentang tipe yang tidak dapat fokus, tipe yang melakukan kegiatan yang berulang dan terus-menerus, dan tipe kombinasi...

tipe tidak dapat fokus...
adalah tipe yang sulit untuk memfokuskan diri pada sesuatu...
yang sudah dijelaskan pada salah satu ciri" anak hiperaktif...
susah untuk terfokus dan berkonsentrasi...
tipe ini sering tertukar dengan anak autis...

tipe melakukan kegiatan yang berulang dan dilakukan terus-menerus...
adalah tipe yang paling hiperaktif dan susah untuk dikendalikan...
karena saat dihentikan atau untuk membuat perilakunya teralihkan, akan memunculkan perilaku agresif pada anak...
dan perilaku tersebut dilakukan terus menerus...

sedangkan pada anak autis anak tersebut berlaku agresif namun akan mencari hal lain yang menarik dan dilakukan terus menerus kembali sampai ia bosan...

namun tipe hiperaktif tidak punya rasa bosan...
begitu secara simpelnya...

lalu...
tipe ketiga, tipe kombinasi...
tipe yang dari kedua tipe diatas satu dengan yang lainya sama" dominan...


namun pada kedua tipe sebelumnya bukan berarti tidak memilki perilaku susah berkonsentrasi atau perilaku impulsive...
tapi digolongkan pada yang lebih dominan....




sumber Abnormal Psychology by Kring dkk

Makanan sehat untuk anak Hiperaktif

ditulis oleh arinto.wibowo@vivanews.com


tentang makanan sehat cegah anak hiperaktif

Makanan-makanan yang dianjurkan itu di antaranya:


Sayuran
, anak bisa diberikan asupan sayuran segar di antaranya daun seledri, paprika, kembang kol, dan wortel, dengan mencampurkan penyedap makanan yang sehat serta rendah lemak. Mereka juga bisa diberikan biskuit rendah lemak.

Namun, anak-anak sebaiknya tidak diberikan makanan yang mengandung bahan pengawet.


Buah, tawari anak Anda buah yang kering, beku, dan segar. Jika pilihannya buah dalam kaleng, pilihlah dengan selektif yang 100 persen berasal dari buah asli dibanding yang mengandung cukup banyak sirup.

Buah kering yang baik untuk disimpan di antaranya aprikot kering, sejenis buah berry (cranberries), nanas, plum, kismis, apel cincin, serta 100 persen sari buah asli.

Simpan makanan kecil dari buah segar dalam kulkas, seperti potongan apel atau pir, potongan pisang, anggur tanpa biji, aprikot, potongan melon, jeruk, berry, dan plum.

Potongan buah itu juga dapat dicelupkan ke dalam yogurt, selai kacang, atau campurkan buah dan yogurt dengan es krim rendah lemak dalam sebuah gelas tinggi.

Selain itu, Anda bisa membuat smoothies dengan campuran buah pisang atau buah beku dengan es, susu atau yogurt.



Makanan mengandung susu, sajikan yogurt rendah lemak atau campuran keju dengan buah segar dengan satu sendok makan sari buah. Keju alami merupakan pilihan lain, termasuk jenis keju rendah lemak.

Kacang-kacangan dan biji-bijian, kacang tanah, almonds, kenari dan kacang mete merupakan makanan yang baik. Jika memilih selai kacang, pilihlah yang mengadung kacang asli dibanding yang sudah tercampur gula maupun zat tambahan lain.

Gandum, oatmeal, tepung gandum, dan sereal dari buah-buahan kering adalah pilihan yang baik.

Protein, selain mendapatkan protein dalam kacang-kacangan, biji-bijian, serta makanan yang berasal dari susu, protein juga dapat diperoleh dari daging, telur rebus dari telor omega 3.

Hindari daging olahan seperti untuk burger, chicken nugget, sosis besar panggang, hot dog, serta ikan tanpa tulang. Sebagai gantinya, konsumsi ikan bakar, dada ayam, daging sapi murni, daging tanpa lemak serta daging babi.



Gula-gula, konsumsi permen tidak harus dihindari, seperti pernah dianggap sebagai penyebab anak-anak menjadi hiperaktif. Namun, Anda tetap harus membuat pilihan cerdas. Pilihlah coklat hitam yang mengandung gula rendah dan antioksidan.

Lebih baik untuk membatasi kafein pada anak hiperaktif hingga 45 miligram per hari.

Sementara itu, Anda juga dapat membuat kue dari bahan-bahan sehat seperti bubur gandum dan kismis.

Disarankan untuk menghindari donat, kue, kue kering, dan permen dengan bahan pengawet serta pewarna makanan di dalamnya. Minuman yang mengandung gula dan aditif, seperti minuman buah, minuman olahraga, dan soda pop juga sebaiknya tidak dikonsumsi anak-anak.

Beberapa terapi untuk anak autis

Saat ini, ada berbagai terapi autis, baik yang diakui oleh dunia medis maupun yang masih bedasarkan disiplin ilmu tradisional. Macam-macam terapi autis diantaranya:
  1. Terapi akupunktur. Metode tusuk jarum ini diharapkan bisa menstimulasi sistem saraf pada otak hingga dapat bekerja kembali.
  2. Terapi musik. Lewat terapi ini, musik diharapkan memberikan getaran gelombang yang akan berpengaruh terhadap permukaan membran otak. Secara tak langsung, itu akan turut memperbaiki kondisi fisiologis. Harapannya, fungsi indera pendengaran menjadi hidup sekaligus merangsang kemampuan berbicara.
  3. Terapi balur. Banyak yang yakin autisme disebabkan oleh tingginya zat merkuri pada tubuh penderita. Nah, terapi balur ini bertujuan mengurangi kadar merkuri dalam tubuh penyandang autis. Caranya, menggunakan cuka aren campur bawang yang dilulurkan lewat kulit. Tujuannya melakukan detoksifikasi gas merkuri.
  4. Terapi perilaku. Tujuannya, agar sang anak memfokuskan perhatian dan bersosialisasi dengan lingkungannya. Caranya dengan membuat si anak melakukan berbagai kegiatan seperti mengambil benda yang ada di sekitarnya.
  5. Terapi anggota keluarga. Orangtua harus mendampingi dan memberi perhatian penuh pada sang anak hingga terbentuk ikatan emosional yang kuat. Umumnya, terapi ini merupakan terapi pendukung yang wajib dilakukan untuk semua jenis terapi lain
  6. Dan terakhir, adalah terapi lumba-lumba. Telah diketahui oleh dunia medis bahwa di tubuh lumba-lumba teerkandung potensi yang bisa menyelaraskan kerja saraf motorik dan sensorik pendeerita autis. Sebab lumba-lumba mempunyai gelomba sonar (gelombang suara dengan frewkuensi tertentu) yang dapat merangsang otak manusia untuk memproduksi energi yang ada dalam tulang tengkorak, dada, dan tulang belakang pasien sehingga dapat membentuk keseimbangan antara otak kanan dan kiri. Selain itu, gelombang suara dari lumba-lumba juga dapat meningkatkan neurotransmitter.
Terapi anak autis dengan lumba-lumba sudah terbukti 4 kali lebih efektif dan lebih cepat dibanding terpi lainnya. Gelombang suara yang dipancarkan lumba-lumba ternyata berpengaruh pada perkembangan otak anak autis.


sumber http://www.gelombangotak.com/terapi_anak_autis.htm

Efek samping makanan pada anak autis

Mahluk hidup...
banyak cari yang bisa mengklasifikasikan sesuatu itu hidup atau ga...

kebutuhan biologis...
seperti makan, air, udara, berkembang biak...
juga kebutuhan psikologis...

itu yang membedakan manusia dengan makluk hidup lainya...
hewan butuh makan...
manusia juga...
kita membutuhkan makanan dan nutrisi dari makanan itu untuk berkegiatan sehari-hari...

manusia, yang dibahas disini ibu" hamil tentunya...
akan membagi nutrisi kepada janin bayi untuk membantu pertumbuhannya...
setelah lahir ibu juga harus membantu dan memastikan gizi juga nutrisi yang cukup untuk anak...

salah memberikan makanan demi kesenangan anak...
tidak akan membuat anak tumbuh dengan baik...
hanya memberikan kebahagiaan sesaat...

Anak-anak sebaiknya jangan terlalu banyak makan makanan yang berbahan pengawet...
makanan cepat saji yang amat di sukai anak" juga menyembunyikan banyak potensi penyakit didalamnya...

Jumat, 28 Mei 2010

yang belum saiya tahu dan mungkin anda juga..

Hey...
ada yang tau tentang Johari Window??
bukan Johari widow lhoo...
(janda johari deh jadinya... ahahahahha... XD)

well, sebenernya ini teori tetang membuka diri..
pada dasarnya kita membutuhkan pengetahuan atas diri kita untuk berkomunikasi dan mendapatkan pengetahuan dari komunikasi tersebut...

heee.. jadi dengan membuka diri...bisa mengetahui kemampuan diri, membuat kita tau kapasitas kita untuk orang lain...

gitu deh intinya...
bagaimana cara diri membuka diri itu dijelaskan dalam Johari Window...
kesadaran kita dibagi menjadi dua...

public self ama private self ....

dari kedua area tersebut ada area yang di ketahui orang lain dan ada area yang ga diketahui orang lain

Di area public self itu terbagi lagi menjadi 2 yaitu daerah terbuka dan daerah buta...

daerah terbuka, adalah daerah dimana orang lain tahu kita pun tahu....
tentang apa yang ada di diri kita...
yang telihat dan kita tahu kalo itu terlihat....

sedangkan daerah buta, adalah daerah dimana orang lain tahu tentang diri kita, tapi kita ga tahu apa itu..misalnya kita punya kebiasaan ngupil ga sadar...
orang lain liat tapi kita ga sadar kalo kita lagi ngupil...

itu contoh sederhananya...
atau misalnya kita suka gigit kuku saat cemas orang lain memperhatikan dan memberi tau kita tapi kita tetep aja ga sadar...

ya kesimpulannya kita melakukan sesuatu seperti kebiasaan yang secara ga sadar dilakukan dan orang lain memperhatikan trus tau deh klo itu kebiasaan kita...

baik kebiasaan baik atau pun buruk bisa ada lho di area buta...


nah sekarang kita bahas tentang private self ...
karena bersifat ga diketahui orang lain, area ini hanya kita yang tau...
tapi... (jeng... jeeeng)
ada area yang ga kita tau juga...
lho? kenapa bisa begitu??
didalam buku psikologi komunikasi karya DRS. Jalaluddin Rakhmat, M.Sc.
(nama dan gelar harus lengkap donk... bagi yang blom tau dia bergelar magister science... Sc bukan Soccer Club!!)

area unknown itu cuma tuhan yang tahu...
kalo sepengertian wa sih...
daerah itu adalah potensi alam bawah sadar...

bukan cuman potensi baik aja lho yang bisa terpendam dalam diri kita...
tapi potensi buruk juga bisa terpendam dalam diri kita..

di teorinya Josepf Luft dan Harry Ingham...(yang disingkat JOHARI)

yak gambar yang lumayan tidak jelas karena langsung di poto dari bukunya...

dibilang kalo semakin lebar keterbukaan kita diarea terbuka...
maka area private akan semakin menyempit begitu juga dengan area buta...

karena semakin kita memperlihatkan kesan dan saling berkomunikasi terhdap orang lain...
amaka orang lain akan tau sisi jelek sisi baik yang tadinya kita tutupin trus juga kita tau apa yang sering kita lakukan secara ga sadar yang orang lain tau...

keterbukaan membuat jendela semakin membesar da udara banyak yang masuk...
hehey...


Sabtu, 22 Mei 2010

Mau mengagalkan curanmor malah SUKSES melakukan penipuan ... T_T

Sebenernya...
Karena baru jalan-jalan ke blog-blog orang yg wa follow...
wa jadi dapet inspirasi buat nulis dan menceritakan segala ati ampela dan jantung serta usus yang selama ini jadi uneg-uneg sampe eneg...

oke lupakan kata-kata ga nyambung di atas...

dan bagi yang bingung...
wa memang suka begini...
maklum buat melepaskan emosi yang meluap-luap sebelum menulis...

oke kembali ke topik...
karena wa bukan tipe batu karang atau tipe api dan air seperti teman-teman wa jadi wa gampang out of the topic, klo menurut wa topik itu seru dan ngeselin...


*heyaaaa baru dibilang...

Wa lagi ikut kegiatan baru sekarang setelah sekian lama berhenti...
yaitu olah raga...
sebenernya karena suatu reward yang diinginkan oleh temen wa...
wa jadi malas-malasan untuk kembali bergelut dibidang olahraga itu...

tapi setelah menimbang-nimbang dan melihat timbangan...
wa jadi sadar harus ikut lagi itu kegiatan...

well, finally wa ikut lagi...
sebelum wa cerita pengalaman wa yang kembali berolah raga beladiri ini, wa bakalan cerita bumbu-bumbu pas wa mulai kembali mendaftar...

setelah kembali dari rumah orang sinting nan waras yang tepatnya di daerah Cilengsi, Cibubur...
wa langsung tancap belati wa ke temopat yang dimaksud temen wa itu, yang sekarang menjadi pelatih wa...

setelah ngobrol cukup lama sampai magrib...
wa pun memutuskan untuk pamit...

wa yang sudah siap-siap kartu parkiran di kantong beserta uangnya pun turun tangga dan berjalan menuju belati sakti wa....

wa pun bersiap untuk pulang dan...


wa terdiam...
menghentikan kegiatan wa untuk beberes...

karena wa memperhatikan dua orang lusuh bergaya alay yang mencurigakan...
yang satu sangat kotor dan gimbal...
nah yang satu lumayan cakep cuman...
tetep aja kotor-kotor juga...

semakin lama wa perhatiin semakin mencurigakan...
yang agak cakep mulai bertingkah aneh...

bukan...
bukan, saudara-saudara bukan kayang atau salto dan beguling-guling...
dan juga ga melarikan diri setelah dipelototi saiya...


dia menggunakan gergaji besi untuk mencoba mencopot gembok yang terpasang di cakram (bagi yang belum tau rem cakram silahkan lihat di motor siapa aja... tukang ojek juga boleh... dibagian ban depan motor ada yang bulat-bulat luchu selai velg... )...

dan temanya satu lagi memperhatikan sekitar, seperti memastikan tidak ada yang melihat aksi mereka....
sayangnnya, temen berambut gimbal itu ga merhatiin wa...


setelah cukup lama meliat aksi bodoh pelaku curanmor kacangan yang udah lima menit tapi kaga kebuka-buka juga tu gembok...

naluri keadilan wa pun bergejolak, rasanya ingin teriak... HOOOOOUWOWOUWOUWOOOOOOO...

akh... bukan...

karena naluri keadilan wa bergejolak minta tolong wa untuk melakukan sesuatu...
wa yang sudah siap untuk melaju kencang untuk menabrak keduanya... (sebenarnya ingin ... tapi dari pada bayar biaya rumah sakit buat para orang yang tidak jelas itu... T^T)

wa pun memberanikan diri untuk mengagalkan aksi curanmor kedua orang yang tampak belum menikmati kebahagiaan dari lahir itu...
dengan...

wa: "kenapa mas...?"
dengan nada senga...(sepah...songong atau apa lah sejenisnya)

kedua orang itu pun bengong...
tampak bingung ingin menjawab apa..
si mas lumayan cakep (disingkat masluck) mulai bersuara...

masluck: "e...ee... ini...ee"

rasanya wa ingin menjawab...
APA E-E-E-E ??!?!?! MAS MO E*PIIIIIP*K HAH!!!!!???

tapi karena wa ingat wa adalah gadis lugu yang tidak berdosa.... (ta uu uuy...)
wa pun hanya menegor dan melaporkannya setelah percakapan bodoh ini berakhir...

wa:"kenapa mas...?!?"

masluck:" e...ee...ini...eee"

wa:"kenapa...?!hmm??"

si gimbal (disingkat simbal): " ini mba... anu..."

wa: "anu... kenapaaa...??!?! hmm... kuncinya ilang...?!hmm... apa?!"

simbal: "i.. iya.. iya ilang..."

masluck: "iya...ilang gimana neeh..."
sambil tetap mengergaji gembok....

wa:" oOOh... Ilang..."
membuang muka dan berlalu..

sampai di pintu keluar wa pun dihampiri tukang parkir yang mengumpulkan kartu parkir...

wa:" pak... itu ada yang butuh bantuan..."
si tukang parkir bengong...

wa:" iya itu... ada yang butuh bantuan entah kunci ilang atau apa gitu... coba di tolongin pak..."

si tukang parkir pun menuruti saran wa untuk mengecek tapi masih dengan tampang bengong... (entah atau memang tampangnya begitu dari lahir...^^\/)

bukannya ngasihin kartu parkirnya wa malah langsung tancap gas, memuaskan rasa kesal wa...

sesampainya diruma wa baru sadar kalo wa blom bayar uang parkir tadi dan kartunya masi kebawa ampe rumaaaa....


"TIDAAAAAKH..."

wa pun menyesal dan membayar biaya menginap kartu wa pada si tukang parkir besoknya pas wa kesana lagi...

nah...
beberapa minggu setelahnya.. (kalo ga salah 2 minggu...)

wa parkit deket pintu keluar...
pintu yang penjagaannya paling ngetat...(emang leging)

saat itu ada hal bodoh yang terjadi sama wa.. (oke yang itu ga terelakan lagi oleh wa.. saat ini!)

wa membawa gembok yang ingin di pasang ke motor buat pengamanan tapi ternyata malaha ga muat...

dan wa menghabiskan 10 menit sia-sia buat tontonan konyol ibu-ibu pulang belanja dan pedangang-pedangan disana...

pulang dari penyiksaan fisik... (karena dah lama ga latian jadi terasa efek siksaannya)

wa pun beli gorengan burung belibis...(bukan beli kontener ya... keedeaan...)
saat wa dengan polosnya menceritakan pengalam wa... sang penjual malah curhat...

" disini memang sering terjadi kemalingan... bagus ya adek bisa mencegahnya.."

wa: " waaah.. tapi saiya ga tau tuh pak mereka berhasil atau ga..."

setelah wa curhat di FB dan besoknya ditagih cerita sama chuketep....
wa sedikit lega dengan kenekatan wa atas nama keadilan...


VIVA JUSTICE...


Kamis, 06 Mei 2010

REAL wanderer not Adventurer

wa itu lagi keranjingan pegih...

sampe-sampe wa bingung apa yang sebenarnya menyebabkan wa demikian...
padahal sekarang wa udah punya pengasuh baru yang tahan banting sama c nona egois yang satu ini...

eh malah meninggalkan c pengasuh ganteng itu pergi berkeliaran kemana-mana...
fiuuuh...
tapi jujur c sebenernya wa juga butuh waktu untuk take a rest dari dia..
yg pendangannya berbeda jauh 7200 derajat (2X putaran lingkaran... =_=)...

okay itu wa bahas nanti...

sekarang kita bahas tentang kesialan-kesialan atau pertanda untuk wa agaar segera mengurangi lemak-lemak menimbun dalam tubuh wa...

hmm.. dimulai pada kejadian-kejadian takabur wa...

tapi ga takabur juga siih... soalnya itu memang kenyataan...
(jyaah mulai takaburnya...)

wa selalu merasa wa ini jadi patoka orang untuk menentukan piliha makanan itu enak, atau baju itu bagus atau ga...
dengan kata lain wa sering berasa bagaikan kucing emas yang melambai lambai diatas etalase yang dipasang pemilik toko untuk menarik hoki atau menarik pelanggan...

dan sepertinya bakat wa ini ga selamanya membawa kesenangan...
seperti kereta tambah penuh saat ada wa...
atau tempat duduk yang tadinya wa duduki sudah penuh karena wa tinggal beli minum atau camilan...
dan tempat rekreasi yang menjadi penuh bejubel saat wa dan teman" singgah di sana...

hmm.. memang ga nyaman banget...

beberapa waktu belakangan ini...
karena sering menggauli anak" kampus... (akh... agak rancu begini... oke diganti)
karena belakangan ini sering bergaul dengan teman" sekelas yang sudah memiliki penyakit jiwa kronis dan masuk jurusan ini untuk berobat... (saiya juga seeh...)

wa jadi suka pergi", berpetualang, menghabiskan uang jajan, dan mendengar omelan dari ibunda tercinta soal wa yang tidak bisa me- manage uang....

itu sangat annoying sista' tapi wa seneng karena bisa jalan" dan ga ngerasa sepi dirumah...
dan menjadi ibu" gosip bersama ibunda kuw tersayang...

tapi emang dasar sial...
dan juga ga direstui orang tua...
(kayak mo kawin aja...)

jalan" wa itu suka kurang memuaskan...

seperti saat mau jalan ke kota tua...
padahal wa udah ngebayangin bakalan ke museum seni rupa dan fatahilah yang belom pernah wa masukin itu...

tapi...
keretanya malah mogok...
katanya karena ada kereta yang anjlok di stasiun manggarai

foillaaa... wa pun turun di tengah jalan dan berjalan menuju stasiun pasar minggu...
(untung udah deket...)


sambil berjalan malas dan ngedumel...
wa poto" ga jelas...
bergaya bak reporter yang mencari berita untuk headline news nya...

ahahhay...
tapi ternyata banyak juga yang ga ter lalu sadar kamera kecuali mba" yang satu itu...

dan sepertinya di temen SMA wa...
tapi wa lupa namanya...


karena wa iseng banget jadi wa mengambil beberapa gambar" yang menurut wa lucu klo do sertain sama postingan wa kali ini...

yaah begitulah... karena kami akhirnya malah berjalan di rel kerta api jadi lah begini...

membolang bagai si bolang...

Di waktu yang berbeda juga ada kejadian yang bersangkut paut dengan kereta api...

saat itu wa dan kawand" rencana mau ngebolang di Bogor...
maunya sih ke Istana Bogor liat kangguru...

tapi karena di Istana Bogor adanya rusa dan kijang...
jadi kami hanya bisa ke kebun raya Bogor, halamannya Istana Bogor....
(emang ga bisa ke Istana Bogor... emangny lu sape..?!?)

di perjalanan wa dan kawanan wa itu...
kita semua sempet transit kereta sebanyak 3 kali ditambah kereta yang menuju ke Bogor....

bener" ngebolang...
dan bener" cape...

wa masih menyimpan puluhan tempat yang mau wa kunjungi...
dan Kota tua masuk waiting list...
karena kesana enakan naek kereta...
kerasa tuanya...

Minggu, 11 April 2010

Martial ARTS

(judul sudah direvisi demi keselamatan diri saiya..)

Wa teringat kata-kata seorang dosen bahwa beladiri itu meningkatkan rasa percaya diri seseorang..

wa juga liat iklan ditipi mengatakan..
"dengan menggunakan *piiip kepercayaan saiya naik seratus persen"
"terbuat dari biji keramik yang di sisipkan ke *piip secara unik.."

dan seseorang teman wa di sarankan oleh pacarnya untuk membeli itu supaya montok dan baik jalannya..
tapi A.. PA.. KAAAH?!?!?!

papan penggilesan bisa jadi sekseh dan montok...?!?!?!!?!?!!??!!??!
kita tunggu saja tanggal mainya SAudARA-sauDARA!!!!

*buak, dezigh, plenet~.. prang..
(suara digebukin widia pake kekuatan super saiya 4 yang dipake gohan buat bikin freza mencret.. yang ,endapat restu dan dibayar oleh gadis lugu bernama NNZ berinisial abel..)


okay.. kembali ke topik kita..
beladiri ato in English is material art..
adalah sebuah keterampilan kuno yang dimiliki orang jaman dulu untuk berperang..

tapi..
karena jaman udah semakin maju dan banyak menir-menir menciptakan bedil jadi keterampilan itu lambat laun tidak terlalu banyak digunakan oleh tentara (atau orang yang berperang)..

sehingga orang biasa, yang bukan tentara mulai banyak yang belajar dan menguasai ilmu beladiri..
atau pun mulai menciptakannya..


dari sebuah forum kapanlagi.com..
wa menemukan sesuatu yang keren dan seru..(menurut wa lhooo..)
10 beladiri utama di Dunia..
beberapanya ada Karate, Tae kwon do, Wushu, Judo, Aikodo dan lainya..

yang bikin menarik adalah..
wa baru tau ada jenis beladiri seperti Krav-Maga dan Brazilian jiu-jitsu..

setelah membaca postingan seseorang yang bernama ariesinardi ini..
tadinya wa berpikir Brazilian jiu- jitsu adalah capoera..

tapi ternyata bala diri ini (ko jadi bala..ini bukan lagunya Tina toon)..
kamsud saiya beladiri ini..

ternyata dibawah oleh seorang petarung terhebat dari Jepang..
bukannya diciptakan orang asli Brazil yang berawal dari sebuah tarian..

menarik tho'.. ahaha.. oh iyo tentang kenapa c dan apa buktinya beladiri dapat meningkatkan rasa percaya diri bakalan wa bahas dengan bahasa ngocol dan jayus di postingan berikutnya..
makelum lah.. hehehehehe..

salam uuy ta uuy..
*ketawan banget kejar setoran

source:
-Wikipedia Indonesia
-10 beladiri utama didunia by ariesinardi in www.kapanlagi.com


Kamis, 08 April 2010

Sekedarnya..

dari kemaren bingung pengen nulis apa..
tapi karena kepaksa harus nulis jadi wa ya tulis aja mapa yang terlintas dikepala..

sebenernya wa adalah orang yang ga bisa nulis..
ga bisa basa-basi..
tapi penuh dengan basa-basi..
wa pun bingung sebenarnya wa ini tipe sanguinis, plegmatis, cloleris, atau melancolis?!

berbagai dunia telah wa jelajahi untuk mencari jawabanya.. (serem amat.. )
dan pada akhirnya wa pun berhenti di pertanyaan..

"apa yang sebenernya wa inginkan?"

keinginan wa yang terdengar konyol biasanya membekas dan jadi kenyataanyang sulit diterima..
darisana wa pun sampai belajar bagaimana cara memahami psikologis diri sendiri..

yang juga yang kut mempeljari psikologis orang lain..

disemester pertama..
wa rada mesam-mesem.. karena semua yang baru wa ketahui..(dasar-dasarnya dari ilmu psikologi.. macem teori..dan koleganya)
itu kebnyakan sudah wa temui..
wa selesaikan dengan baik..
dan kadang blom terselesaikan sampai sekarang..
sampai saat wa mendengar teori-teori tersebut..

kita semua pasti pernah bingung..
berpikir terlalu jauh..
dan berpikir yang ga perlu sampai terasa konyol menghabiskan energi kita untuk berpikir lebih keras untuk menyelesaikan masalah yang sebenernya memiliki penyelesaian yang sangat simple..

wa mau berbagi beberapa saran untuk hidup di hutan rimba kehidupan ini..

1. putuskanlah walaupun setengah hati
segala keputusan yang diambil pastinya punya resiko..
walaupun kita berfikir jalan yang kita ambil adalah jalan teraman bagi kita..

sebenernya ga juga lho..

2. istirahatlah saat cape tapi jangan meyerah
well ini adalah salah satu cara paling sulit tapi ampuh buad counter attack mempersiapkan strategi dari serangan luar..

kenapa sulit..?!
karena..
kebanyakan orang akan cenderung jadi berfikir..
klo berhenti berarti wa kelelahan..
bukannya lelah aj..
kelelahan sama lelah itu beda lho..!
atau terkadang..
orang jadi kelamaan istirahatnya..
terus lupa ama masalahnya..

3.selalu berpikir positif, terbukti bisa membuat bahagia
kenapa..??
karena saiya sudah mempraktekannya..
karena dengan selalu berfikir positif maka kita akan mendapat energi positif juga..


tapi jangan kebangetan sampe-sampe mau di aniaya atau di injek-injek harga dirinya..
tentunya kita harus tau batasan-batasan sabar..
dan semakin memperlebar batasan sabar itu..
maksud dari poin ketiga..

4. berterimakasi pada diri sendiri
kebanyakan orang selalu menyalahkan diri sendiri terlalu lama..
yang menyebabkan kita tidak bisa bersyukur kepada Tuhan dan nikmat yang telah Ia berikan..
menyesal memang sesuatu yang manusiawi..
tapi mengikhlaskan sesuatu untuk mengobati rasa sesal itu yang butuh perjuangan..


so guys..
think better, live better..

Beberapa ciri anak ADHD (gangguan Hiperaktif pada anak)

Ciri-ciri anak ADHD (attention-deficit/hiperactive disorder)atau yang biasa di sebut anak hiperaktif secara umum adalah:

> bergerak terus menerus tanpa henti, seperti menjetik" jari, menghentak"an kaki
> yang paling penting dan kadang susah dibedakan dengan autis adalah susah berkonsentrasi dalam keadaan diam...

kebiasaan" yang terus berulang tersebut membuat orang" disekitarnya; keluarga, teman, guru...
sulit berkomunikasi dengan anak hiperaktif tersebut...

kesulitan yang biasa terlihat saat mereka ingin berteman dengan teman sebayanya...
kehilangan petunjuk samar-samar tenteng perilaku yang harus mereka perlihatkan pada orang lain...

sehingga mereka cenderung berperilaku agresif yang mereka (anak hiperaktif) anggap biasa...
dan menjauhkan mereka dengan teman sebaya...

karena tidak semua orang bisa menerima dan mengerti apa yang tengah terjadi...
akhirnya mereka pun dijauhi karena berbeda...


sumber Abnormal Psychology by Kring dkk

Keluar Dari Hutan Belatara,, 0_o

Judul yang sangad liar untuk jenis orang lugu.. (luchu gaol gethooh..)
imut dan tidak berdaya seperti wa..

by the way any time lewat busway.. (maksudnya ngelanggar peraturan mengendarai motor di jalur bus transjakarta)
wa baru kembali lagi dari pertapaan wa yang sangat lama..
tanpa Facebook..
tanpa download lagu..
tanpa buka blog..
dan tanpa membuka studensite dimana tugas-tugas hardcore menanti..

beberapa hari pertama sewaktu baru-barunya wa tau klo modem rusak gara-gara salah setting dan ternyata memang ganti sleting.. (lho?)

wa merasa biasa aja.. ga ada yang berubah hari-hari wa berjalan normal..
karena biasanya yang mendominasi internet adalah my mother..
so that's not a big deal..
lama-kelamaan setelah kuping radar ini berfungsi..(mendengar gosip dan semacamnya..)

wa pun mulai risih dengar pembahasan mengenai tugas, facebook, dan semacamnya yang berhubungan dengan iteeeerneeeet..

wa pun menjadi sebal tidak bisa menulis blog karena masih hutang 11 artikel mengenai ADHD ditambah lagi 30 artikel tentang Autism yang sekarang utang wa menuju nilai D menjadi 41 artikel..

(hAaah..!!..haaah.. tarik napas dolo ane..)


setelah 1 bulan tanpa kepastian dan dirikuw capek menanti tanpa tujuan yang pasti..

karena kewarnet sangat melelahkan dan bisa belok tujuan..
dari ngerjain tugas jadi paket maen 15 jam..(gawat bner)

wa pun memutuskan untuk meneror ibu wa dengan bertanya atau memprofokasi.. fufufufu..

ide yang manjur..
untuk sesaat ibu wa pun terprofokasi.. hahay..

akhirnya pada malam ini wa pun mendapat jawaban dari semua rengekan tidak bertanggung jawab yang selalu wa ucapkan..

bapak wa membeli modem baru.. dan dunia baru pun terbuka kembali..


selamat datang internet.. *_*


Bocah yang 'g bisa "Diem" ? Normal apa 'g sih?

Seringnya kita jadi sebal gara-gara ada anak yang pecicilan depan kita dan pastinya sebagian orang menjadi risih dengan kelakuan itu anak donk.. ia kan?!(aduuuh.. jadi kayak lagu dangdut.. ta uu uuy~)

Bahkan wa pernah denger sendiri anak yang ga bisa diem itu (sebut saja jenis bunga atau serangga dan sejenisnya) disebut anak setan.. Astaugfirullah..

PAK RT DATANG BAWA POLISIII...!!!!
(ini juga bukan judul lagu.. )

ehm.. mari kembali ke pembahansan anak tidak bisa diam..
begini..
bukannya saya curhat tapi tau ga sih?
dari buku Abnormal Psychology wa menemukan bahwa

ADHD atawa (bukan kambing juga neeh..) bahasa kerennya Attention-Deficit/Hyperactivity Disorder)
Merupakan gangguan yang ditandai dengan kurangnya perhatian dan atau hiperaktif yang terus menerus.
Orangtua atau guru sering menganggap hal yang biasa bila anak-anak 'tidak bisa diam' seperti :
menggerak-gerakkan tangan atau kaki,
berjalan kesana kemari,
iseng mendorong teman- tanpa maksud dan tanpa sebab.
Anak yang selalu bergerak ini kemudian bisa juga diikuti oleh kurangnya konsentrasi terhadap hal yang dihadapi,
bisa pelajaran yang sedang dibicarakan atau suatu pembicaraan dengan orangtua atau orang lain.

Apabila tingakt ke'tidak bisa diam' an dan kurangnya kemampuan memusatkan perhatian ini sudah terasa mengganggu,
baik oleh orang lain maupun anak sendiri,maka perlu dicurigai apakah terjadi ADHD.


nah jadi para ibu-ibu, bapak-bapak.. (ini juga bukan lagu "orang yang ga laku-laku")
saudara-saudara sekaliman..
jangan gampang menyimpulkan anak yang terlalu banyak bergerak atau tidak bisa diam, pecicilan atau cacing kepanasan dengan anak setan..(atau mengalami gangguan)
karena ga semua anak yang ga bisa diem itu pasti mengalami gangguan ADHD itu..
kalo menurut wa c anak hyperactive itu justru anak yang kritis dan cerdas..
ingin tahu (tempe, telor, dan ikan ayam, juga ikan ikanan..)..
dan kognitifnya dapat berkembang dengan baik..

karena ada beberapa gejala dan ketentuan yang spesifik untuk itu..

tentu saja di pembahasan berikutnya..

see you..
matta ashita..
bis spater..

source: Abnormal Psychology by Kring dkk

nb:baru belajar bahasa jerman jadi belagu padahal tulisannya salah.. :P